Home / Berita Umum / Oknum Desa Minta THR Ke Pebisnis

Oknum Desa Minta THR Ke Pebisnis

Oknum Desa Minta THR Ke Pebisnis – Mendekati Hari Raya Idul Fitri mengedar surat diisi keinginan uang tunjangan hari raya (THR) dari oknum kepala desa ke pebisnis di Karawang, Jawa Barat. Surat edaran itu di tandatangani atas nama kepala desa serta aparat Kecamatan.

Berdasar pada salinan surat yang di terima detikcom, surat itu disangka di tandatangani tiga kepala desa serta seseorang camat. Mereka yaitu Ana Priatna Kepala Desa Pancawati, Kuswedi Kepala Desa Cilamaya, Herman Syuhada Kepala Desa Mekarmaya serta Dede Ilyas Camat Purwasari.

Desa Pancawati, Kecamatan Klari umpamanya keluarkan surat permintaan THR pada pebisnis bengkel pada 28 Mei 2018. Melalui surat nomor 470/005/Ds/2018, pemerintah Desa Pancawati memohon pertolongan THR utk 63 feature desa, terbagi dalam 32 ketua RT, 10 ketua RW, 10 Linmas, 5 Kepala Dusun serta 6 staff desa.

Surat seirama juga di keluarkan pemerintah Desa Mekarmaya, Kecamatan Cilamaya Wetan. Pada 1 Juni 2018, mengedar surat tentang permintaan pertolongan THR yang di tandatangani Herman Syuhada Kepala Desa Mekarmaya.

Permintaan pertolongan keamanan serta logistik juga keluar dari pemerintah Kecamatan Purwasari. Melalui surat nomor 503/Kec/2018, Kecamatan itu memohon pertolongan dana serta logistik utk cost operasional aktivitas pengamanan mudik serta arus balik. Di keluarkan 28 Mei 2018, surat itu di tandatangani Dede Ilyas, Kasi Trantib Kecamatan Purwasari.

Alek Sukardi, Sekjen Asosiasi Feature Desa Semua Indonesia (Apdesi) Karawang membetulkan peredaran surat itu. Ia memohon pihak berwenang menyelidiki surat itu.

” Saya sudah saksikan suratnya. Ada empat. Harusnya kades tdk di tandatangani hal tersebut. Tapi surat itu butuh diselidiki selanjutnya. Dapat saja surat itu palsu, tidak dari Kades, ” tutur Alek waktu dilakukan konfirmasi detik selesai apel Tiga Pilar di Mapolres Karawang, Selasa (5/6/2018) .

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menyayangkan aksi beberapa aparat itu. Ia mengakui sudah memberi teguran keras pada beberapa kades itu.

” Kami sangat menyayangkan. biarpun beberapa pimpinan desa ini dekat dengan pebisnis di wilayahnya tapi itu (memohon thr) dengan bentuk intimidasi, pengancaman serta surat tdk dibenarkan, ” kata Cellica waktu dijumpai ditempat yang sama.

Ia mengakui sudah berkomunikasi dengan Saber pungli Kabupaten Karawang ihwal hal tersebut. ” Tempo hari saberpungli sudah komunikasi dengan saya terkait kendala itu karna sudah termasuk juga pungli. Saya sudah menulis surat segera pada yang berkaitan agar tdk mengulangi lagi tingkah lakunya, ” kata Cellica.

About admin