Home / Berita Umum / Kentut Nama Unik Yang Sering Di Ejek Dari SD

Kentut Nama Unik Yang Sering Di Ejek Dari SD

Kentut Nama Unik Yang Sering Di Ejek Dari SD – Seseorang pria di Tangerang punya nama unik sekalian aneh ialah Kentut. Tidak nyaman dengan nama itu mulai sejak duduk di bangku SD, Kentut selanjutnya ganti namanya.

Kentut mengusulkan perubahan nama jadi Ihsan Hadi lewat Pengadilan Negeri Tangerang. Pada Senin (16/4) lantas, dia melakukan sidang. Ihsan saat ini tdk sabar menyandang nama baru.

” Sidang telah ketuk palu, tinggal ambillah salinan dari hakim. Insyaallahh puas kalu diputusin dapat tukar nama puas lah. Saya ketahui itu (namanya jadi bahan tertawaan) kan dari SD, kelihatannya itu banyak yang ketawain. Pada akhirnya saya pulang ngadu sama ayah ibu suruh tukar. Sejak mulai usia 5 th. saya minta tukar, ” kata Ihsan selagi didapati di Jalan Pepabri raya, Kunciran, Kota Tangerang, Rabu (18/4/2018) .

Lantas, sehabis selanjutnya disahkan oleh pengadilan, bagaimana step selanjutnya buat ganti nama di KTP?

Diawalnya, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif mengemukakan ada 3 elemen data masyarakat yang miliki sifat tidak aktif ialah ; No Induk Kependudukan (NIK) , tempat/lepas lahir, serta group darah. Selebihnya sebagai elemen data yang miliki sifat bergerak maju. Pengubahan data dapat dijalankan dengan beberapa sistem.

Prinsipnya merupakan, membuat perubahan data bukanlah melaksanakan perekaman lagi. Jadi yang disebut sistem perekaman data e-KTP itu termasuk perekaman retina serta sidik jari, nah ini tdk dapat dijalankan pengulangan. Jadi pada sistem pergantian data tiada perekaman lagi, ” papar Zudan selagi lakukan perbincangan dengan detikcom, Selasa (27/2/2018) .

Buat pergantian data perihal nama, dapat dijalankan dengan sertakan foto-copy akte kelahiran atau ijazah. Sesaat buat pergantian keseluruhan sanggup memperlihatkan dan sertakan putusan pengadilan.

Selanjutnya mekanisme buat membuat perubahan elemen data e-KTP :

1. Sediakan dokumen yang diperlukan sesuai sama data yang di ubah, misalnya :

a. Surat nikah/putusan pengadilan buat tukar status perkawinan ;
b. Ijazah buat menambah titel ;
c. Surat info RT/RW buat ganti alamat berada (butuh diurus di tingkat kelurahan) ;
d. Surat info laboratorium RS buat tukar group darah ;
e. Surat info dari lembaga buat membuat perubahan status pekerjaan ;
f. Foto-copy salinan surat info dari pemuka agama buat membuat perubahan data agama apabila ada ketidaksamaan data ;

2. Ke Kantor Dinas Dukcapil (lebih dari satu lokasi telah dapat diurus di tingkat kelurahan) ;

3. Menyerahkan beberapa syarat yang diperlukan ke petugas layanan. Petugas dapat memberikannya resi buat pengambilan e-KTP yang telah jadi ;

4. Tunggu optimal 14 hari kerja buat pengambilan e-KTP baru (dapat lebih cepat) ;

5. Membawa e-KTP lama serta KK buat pengambilan e-KTP baru sesuai sama jadwal yang ditetapkan.

About admin