Home / Berita Umum / Kendalikan Ulat Bulu Di Pasuruan, Dinas Pertanian Lakukan Penyemprotan

Kendalikan Ulat Bulu Di Pasuruan, Dinas Pertanian Lakukan Penyemprotan

Kendalikan Ulat Bulu Di Pasuruan, Dinas Pertanian Lakukan Penyemprotan – Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan mulai lakukan penyemprotan hama ulat bulu yang menggempur pemukiman masyarakat. Diyakinkan, hama itu dapat dikontrol.

“Ini hari mulai kami kerjakan penyemprotan memakai pestisida. Kami terjunkan petugas pengaturan hama penyakit ke tempat,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan M Ichwan, Minggu (23/6/2019).

Ichwan pastikan beberapa puluh ribu ulat bulu yang berada di Dusun Semambung, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, dapat dikontrol. Ichwan menjanjikan faksinya akan memberantas ulat bulu di pemukiman masyarakat itu sampai habis.

“Itu disemprot pestisida mati, kan ulat bulu. Seringkali penyemprotan tentu habis. Esok (Senin), kami akan diturunkan semakin banyak petugas. Telah disediakan 25 liter pestisida,” pungkasnya.

Dia menjelaskan, ulat bulu lakukan migrasi waktu perubahan musim. Mereka cari tempat yang bertambah nyaman dari habitat asal.

“Pestisida adalah obat penghilang hama yang berbentuk kontak hingga harus disemprotkan serta tentang ulat bulu supaya mati,” pungkas Ichwan.

Dinas pertanian lakukan penyemprotan pestisida/Dinas pertanian lakukan penyemprotan pestisida/ Photo: Muhajir Arifin

Satu diantara petugas pengedali hama Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan, Misbahul Khoir, menjelaskan meledaknya populasi ulat bulu di tempat tersedianya bahan pangan yang melimpah.

“Daur hidup ulat bulu umumnya bermula dari telur, jadi ulat, selanjutnya kepompong, selanjutnya jadi kupu-kupu. Sebab keadaan ekosistem yang tidak imbang ulat bulu populasinya cepat. Hal tersebut di dukung bahan pangan yang melimpah di sini,” terangnya.

Ulat bulu di Desa Capang, katanya, terhitung serangga netral serta tidak menganggu. Waktu tumbuhnya di antara 30-40 hari. “Macamnya lymantria marginalis,” ujarnya.

Ulat bulu ‘menyerbu’ pemukiman masyarakat di Dusun Semambung, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, semenjak hari raya Idul Fitri kemarin. Tidak hanya di Desa Capang, ulat bulu ada juga di Desa Gajahrejo serta Palangsari, tetapi banyaknya tidak relevan.

Kehadiran ulat bulu menggelisahkan masyarakat sebab tiap hari banyaknya makin bertambah. Masyarakat akui terusik sebab tiap hari harus bersihkan rumah dari hewan merayap ini.

Ulat bulu penuhi beberapa tempat. Hewan ini merayap di jalan, pelataran serta pagar rumah. Di beberapa rumah, ulat bulu penuhi lantai sampai atap. Beberapa ulat masuk ke rumah lewat cela-cela atap. Bahkan juga, hewan ini masuk juga ke sekolah serta tempat beribadah.

About penulis77